Wednesday, 1 July 2015

pernikahan bukanlah tujuan, pernikahan adalah sebuah perjalanan

PERNIKAHAN
Kebanyakan remaja nggak banyak berpikir tentang pernikahan. Mereka pikir itu masih jauh dari apa yang mereka rasakan saat ini, dan ini bukan merupakan suatu hal yang harus mereka persoalkan pada saat ini.
Tapi suatu hari nanti kamu akan jatuh cinta, cinta yang sesungguhnya. Hidup berdua saja dengan orang yang kamu cintai kedengarannya begitu menyenangkan. Kamu bakal mulai bicara soal pernikahan. Ada banyak hal yang perlu di pikirkan sebelum kamu membuat apa yang bisa jadi merupakan keputusan terbesar dalam hidupmu.
Pernikahan adalah kemitraan  seumur hidup. Seorang pria dan wanita harus bekerja keras untuk menjadikan pernikahan mereka berhasil, dan keberhasilan itu nggak datang begitu saja. Dan sementara nggak ada jaminan semua akan berhasil, mengetahui apa yang harus di cari dari pasangan hidup bisa membantumu menemukan seseorang yang tepat bagimu.
Pernikahan bukanlah tujuan, pernikahan adalah sebuah perjalanan...
Ini dia beberapa hal untuk dipertimbangkan :
1
Komunikasi. ketika dua orang menikah, mereka harus belajar bagaimana meniti hidup bersama. Kalau mereka bisa berbicara secara terbuka hanya waktu ada masalah, tapi dalam segala keadaan kemungkinan besar mereka mampu melewati masa-masa sulit. Salah satu pihak mungkin nggak bakal selalu mengatakan apa yang ingin didengar pasangannya, tapi keterbukaan dalam suatu hubungan itu penting banget. Bahkan, kemarahan muncul kalau pasangan hidup seseorang memendam perasaan untuk dirinya sendiri. Rasa frustasi yang tumbuh pada akhirnya akan sampai pada titik ketika kedua belah pihak merasa nggak bahagia.
Kita mungkin bisa memberi tanpa mencintai, tetapi kita tak bisa mencintai tanpa memberi...

2

Kepastian. Janga terburu-buru dalam membangun suatu hubungan. Belajarlahsebanyak-banyaknyatentang orang lain. Cermati dulu bagaimanadia bersikap di berbagai tempat dan keadaan. Banyak pernikahan hancur karena salah seorang melihat satu sifat dari pasangannya yang nggak nampak sebelum mereka menikah. Ketahui bagaimana sikap dia saat marah, frustasi, bosan, senang, atau sedih. lihat kepribadiannya dari banyak sisi. Perhatikan bagaimanadia memperlakukan orang lain.
Salah satu alasan kegagalan sebuah pernikahan adalah masing-masing pihak bergantung sepenuhnya pada perasaan yang mereka miliki sebelum menikah. Saat sebelum menikah, mereka mencoba membuat segalanya sempurna. Mereka menampilkan perilaku terbaik. Bila dua anak manusia menikah, ada segala jenis keadaan yang harus mereka tangani bersama, dan keadaan itu nggak selalu menyenangkan. Salah satu pihak mendapati bahwa pasangannya punya kebiasaan yang menjengkelkan. Karena itu penting sekali bagi kedua belah pihak untuk mengenal pasangannya dengan baik. Memilih pasangan seumur hidup adalah masalah serius, bukan hal yang bisa dianggap sepele.
Jadi bila kelak kamu meraa telah menemukan apa yang selama ini kamu cari, berhenti dan berpikirlah sejenak. Mungkin berat bagimu menahan perasaan, tapi kamu bisa menghentikan tidakanmu. Cinta sejati bersifat langgeng dan mengukuh, bukan melemah. Jangan menganggap perasaan yang kamu miliki adalah cinta sejati hanya karena kamu merasa gembira bila si dia ada di dekatmu. Dasar cinta sejati adalah persahabatan. Jadi, pelan-pelan saja. Jangan bertindak terlalu jauh atau terburu-buru. Kalau yang kamu rasakan itu cinta, ia bakal tetap tegar menghadapi tantangan waktu.
Tujuan pernikahan bukanlah untuk berpikiran sama, melainkan berpikir bersama...

Like & Share R

No comments:

Post a Comment