KISAH SEBATANG PENSIL
=======================
Alkisah
suatu hari, Si anak lelaki memandangi neneknya yang sedang menulis surat, lalu
bertanya, “Apakah Nenek sedang menulis cerita tentang kegiatan kita? Apakah
cerita ini tentang aku?”
Sang
nenek berhenti menulis surat dan berkata kepada cucunya, “Nenek memang sedang
menulis tentang dirimu, sebenarnya, tetapi ada yang lebih penting daripada kata
– kata yang sedang Nenek tulis, yakni pensil yang Nenek gunakan. Mudah –
mudahan kau menjadi seperti pensil ini, kalau kau sudah dewasa nanti.”
Si
anak lelaki merasa heran, diamatinya pensil itu, kelihatannya biasa saja.
“Tapi
pensil itu sama saja dengan pensil – pensil lain yang pernah kulihat!”
“Itu
tergantung bagaimana kau memandang segala sesuatunya. Ada lima pokok yang
penting, dan kalau kau berhasil menerapkannya, kau akan senantiasa merasa damai
dalam menjalani hidupmu.”
Apa
itu?
Pertama
: Kau sanggup melakukan hal – hal yang besar, tetapi jangan pernah lupa bahwa
ada tangan yang membimbing setiap langkahmu. Kita menyebutnya tangan Tuhan. Dia
selalu membimbing kita sesuai dengan kehendak-Nya.
Kedua
: Sesekali Nenek mesti berhenti menulis dan meraut pensil ini. Pensil ini akan
merasa sakit sedikit, tetapi sesudahnya dia menjadi jauh lebih tajam. Begitu
pula denganmu, kau harus belajar menanggung beberapa penderitaan dan kesedihan,
sebab penderitaan dan kesedihan akan menjadikanmu orang yang lebih baik.
Ketiga
: Pensil ini tidak keberatan kalau kita menggunakan penghapus untuk menghapus
kesalahan – kesalahan yang kita buat. Ini berarti, tidak apa – apa kalau kita
memperbaiki sesuatu yang pernah kita lakukan. Kita jadi tetap berada di jalan
yang benar untuk menuju keadilan.
Keempat
: Yang paling penting pada sebatang pensil bukanlah bagian luarnya yang dari kayu,
melainkan bahan grafit di dalamnya. Jadi, perhatikan selalu apa yang sedang
berlangsung di dalam dirimu. Dan apa yang menjadi nilai pada dirimu.
Dan
yang Kelima : Pensil ini selalu meninggalkan bekas. Begitu pula apa yang kau
lakukan. Kau harus tahu bahwa segala sesuatu yang kau lakukan dalam hidupmu
akan meninggalkan bekas, maka berusahalah untuk menyadari hal tersebut dalam
setiap tindakanmu.
No comments:
Post a Comment